
LABUHANBATU — Komunitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam “Kopling” atau Kopi Keliling di pusat Kota Rantauprapat menyalurkan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Al-Arif Al-Washliyah, Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (4/6/2026).
Kegiatan sosial yang diikuti sekitar 20 pelaku usaha kopi keliling tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat solidaritas antar-UMKM di Kota Rantauprapat.
Salah seorang penggiat UMKM Kopling, Putra, mengatakan komunitas kopi keliling tidak hanya berorientasi pada aktivitas usaha, tetapi juga berupaya membangun ruang sosial yang positif bagi masyarakat, khususnya kalangan muda di pusat kota.
“Keberadaan Kopling di inti Kota Rantauprapat bukan sekadar tempat usaha. Kami ingin menghadirkan ruang berkumpul yang nyaman bagi anak muda dengan sajian kopi yang terjangkau. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama,” ujar Putra.
Ia menyebutkan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu kebutuhan anak-anak panti asuhan sekaligus menjadi motivasi bagi mereka dalam menempuh pendidikan.
Pimpinan Panti Asuhan Al-Arif Al-Washliyah, H. Ismayuddin, S.Ag, mengapresiasi kepedulian para pelaku UMKM Kopling yang dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata terhadap masyarakat.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan rekan-rekan UMKM Kopling Rantauprapat. Semoga kegiatan seperti ini membawa manfaat dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat,” katanya.
Selain kegiatan sosial, komunitas Kopling juga menyatakan komitmennya mendukung penataan kawasan perkotaan di Rantauprapat.
Putra mengungkapkan, komunitas tersebut berencana menggelar kegiatan gotong royong dan pembenahan lingkungan secara rutin di kawasan pusat kota.
“Ke depan kami ingin ikut mendukung kebersihan dan penataan kota, termasuk di sepanjang kawasan Tugu Simpang Enam hingga Simpang Empat. Kami berharap pelaku UMKM dapat menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik,” ungkapnya.
Menurutnya, para pelaku UMKM Kopling berupaya menjaga kebersihan area usaha serta menciptakan lingkungan yang tertata dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa UMKM tidak hanya bergerak di sektor ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga wajah Kota Rantauprapat,” pungkasnya.(Iwan Hrp)








